Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bakti Sosial Warga Binaan Rutan Kelas II B Ruteng: Menjalin Kebersamaan dan Memaknai Paskah 2025

Sabtu, 22 Maret 2025 | 19:53 WIB Last Updated 2025-03-22T11:53:56Z



SUARAFLOBAMORA.COM – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial terlihat dalam aksi Bakti Sosial (Baksos) yang dilakukan warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Ruteng. Dalam rangka menyambut Paskah 2025, mereka bersama Dewan Pastoral Paroki (DPP) Kristus Raja Mbaumuku bahu-membahu membersihkan lingkungan gereja pada Sabtu (22/3).


Kegiatan ini tidak hanya sekadar aksi sosial, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, refleksi, dan harapan bagi para warga binaan untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah masa pembinaan mereka berakhir.


Sebanyak 20 warga binaan turut serta dalam aksi sosial ini, membersihkan halaman, menyapu, serta merapikan taman di area kompleks Gereja Kristus Raja Mbaumuku. Kepala Rutan Kelas II B Ruteng, Heri Sutriadi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang bertujuan menumbuhkan kesadaran sosial di kalangan warga binaan.


"Kegiatan ini bukan hanya sekadar pembersihan, tetapi juga bentuk nyata dari kepedulian mereka terhadap lingkungan dan komunitas. Kami ingin menanamkan nilai-nilai kebaikan yang akan mereka bawa ketika kembali ke masyarakat," ujarnya.


Selain itu, ia juga menekankan bahwa permintaan pihak gereja untuk melibatkan warga binaan dalam aksi sosial ini disambut dengan tangan terbuka, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya rehabilitasi mereka.


Pastor Paroki Kristus Raja Mbaumuku, Romo Leonardus Eventinus Noveri Pr atau Romo Ardus, menyambut baik keterlibatan warga binaan dalam aksi sosial ini. Baginya, kehadiran mereka bukan sekadar membantu kebersihan gereja, tetapi juga menjadi refleksi bagi umat.


"Apa yang telah bapak dan ibu lakukan hari ini adalah wujud dari persaudaraan dan semangat gotong royong. Semoga ini menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menyambut Paskah," tuturnya.


Ia juga berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam menyambut perayaan gerejawi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.


Sementara itu, Ketua DPP Paroki Kristus Raja Mbaumuku, Egi Teren, bersama Sekretaris DPP sekaligus Ketua Panitia Paskah 2025, Agustinus Ramauti, menyoroti nilai-nilai yang bisa dipetik dari kehadiran warga binaan dalam kegiatan ini.


"Hari ini, kita diajarkan oleh mereka bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti berbuat baik. Jika mereka bisa membersihkan gereja dengan penuh semangat, mengapa kita tidak bisa?" ujar Agustinus.


Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya soal menjaga kebersihan fisik gereja, tetapi juga membersihkan hati dan pikiran untuk lebih peka terhadap sesama serta lingkungan sekitar.


Bakti sosial ini menjadi bukti bahwa setiap orang, tanpa memandang status sosialnya, memiliki kesempatan untuk berbuat baik dan menjadi bagian dari komunitas.


Dengan penuh semangat, warga binaan Rutan Kelas II B Ruteng menunjukkan bahwa mereka siap untuk berubah dan kembali ke masyarakat dengan nilai-nilai positif yang mereka pelajari selama masa pembinaan.


Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran sosial yang lebih luas, serta menginspirasi banyak pihak untuk terus menebarkan kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat. ***Marsel